Keju krim
Susu dan olahannya

Sorotan nilai gizi

Keju krim

Per
(28g)
1,74gProtein
1,56gKarbohidrat total
9,76gLemak total
Energi total
99,225 kcal
Vitamin A (RAE)
9%87,32μg
Riboflavin (B2)
5%0,07mg
Selenium
4%2,44μg
Natrium
3%89,02mg
Asam pantotenat (B5)
2%0,15mg
Vitamin B12
2%0,06μg
Fosfor
2%30,33mg
Kalsium
2%27,5mg

Keju krim

Pendahuluan

Keju krim adalah produk olahan susu yang dikenal karena teksturnya yang lembut, halus, dan sangat mudah dioleskan. Berbeda dengan jenis keju yang melalui proses penuaan panjang, produk ini dibuat dengan memisahkan dadih dari krim susu yang kemudian distabilkan.

Keju ini memiliki karakteristik rasa yang ringan, sedikit asam, dan kaya akan lemak susu yang memberikan sensasi lumer di mulut. Kepopulerannya telah menjangkau berbagai dapur di seluruh dunia, menjadikannya bahan dasar yang sangat dicari untuk hidangan penutup maupun camilan gurih.

Penggunaan kuliner

Dalam dunia kuliner, keju krim dikenal sebagai bahan yang serbaguna karena kemampuannya untuk berpadu dengan bahan lain. Keju ini sering digunakan sebagai olesan utama pada roti panggang, bagel, atau biskuit, serta menjadi komponen krusial dalam pembuatan kue keju atau cheesecake yang klasik.

Rasa gurih yang lembut menjadikannya pendamping sempurna untuk bahan-bahan seperti salmon asap, buah-buahan segar, atau rempah-rempah aromatik seperti bawang putih dan daun kucai. Selain itu, keju krim juga sering digunakan sebagai bahan pengental pada saus pasta atau campuran isian kue sus dan roti manis.

Banyak koki menggunakan keju krim untuk memberikan tekstur creamy pada berbagai hidangan tanpa mengubah profil rasa utama secara drastis. Penggunaannya dalam sajian penutup sering kali diseimbangkan dengan rasa manis dari gula atau kesegaran dari beri, menciptakan harmoni rasa yang sangat digemari.

Gizi dan kesehatan

Sebagai produk yang kaya akan lemak susu, keju krim merupakan sumber energi yang padat, menjadikannya pilihan yang mengenyangkan. Keju ini juga mengandung sedikit Vitamin A yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata dan mendukung sistem imun tubuh secara keseluruhan.

Karena sifatnya yang padat kalori, keju krim sebaiknya dinikmati sebagai bagian dari pola makan yang seimbang dan penuh kesadaran. Menjadikannya pelengkap sesekali dalam menu harian akan memberikan sentuhan kemewahan rasa tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi dari kelompok makanan lainnya.

Sejarah dan asal-usul

Asal-usul keju krim modern dapat ditelusuri ke Amerika Serikat pada pertengahan abad ke-19, tepatnya saat para pembuat keju di New York mulai bereksperimen dengan metode pembuatan keju yang lebih lembut dan segar. Inovasi ini didorong oleh keinginan untuk menciptakan produk susu yang lebih mewah dibandingkan keju tradisional pada masa itu.

Seiring berjalannya waktu, proses produksinya mengalami standarisasi yang memungkinkan keju krim diproduksi secara massal dan didistribusikan ke seluruh dunia. Hal ini menjadikannya salah satu bahan pokok paling ikonik dalam industri roti dan kue internasional, serta memperkuat posisinya dalam sejarah kuliner modern sebagai simbol kenyamanan dan kemewahan sederhana.